Behavioral Talent Mapping

Pahami cara kerja orang. Tempatkan dengan lebih terarah.

Talenta Blueprint adalah behavioral talent mapping dan position-fit decision support untuk membantu HR dan owner membaca pola kerja, membandingkan kebutuhan peran, dan melihat komposisi tim dalam satu alur.

Bukan sekadar label Terhubung ke kebutuhan peran Untuk diskusi keputusan
Talent Mapping Overview
Contribution role utama

The Finisher

Executing
Executing
7.8
Strategic
6.4
Influencing
5.1
Relationship
5.7
82%behavioral role fit
AnchorExecution
Posisi terdekatOperations
Perlu diperkuatInfluence
HR & People TeamBusiness OwnerTeam LeaderTalent ReviewTeam Design
Masalah yang Diselesaikan

CV menjelaskan pengalaman. Belum tentu menjelaskan cara seseorang bekerja.

Keputusan penempatan sering kehilangan satu lapisan penting: bagaimana seseorang mengeksekusi, berpikir, memengaruhi, dan membangun relasi dalam konteks kerja.

01

Bahasa penilaian berbeda

HR, atasan, dan owner dapat membaca orang dengan standar dan intuisi yang berbeda.

02

Orang baik, posisi kurang pas

Potensi anggota tidak muncul maksimal ketika pola kontribusinya tidak selaras dengan kebutuhan peran.

03

Tim terlihat lengkap

Jumlah anggota cukup, tetapi domain penting bisa tidak memiliki anchor atau hanya bergantung pada satu orang.

Satu peta, satu bahasa diskusi.

Talenta Blueprint menyatukan data pola kerja individu, kebutuhan kelompok pekerjaan, dan coverage tim agar keputusan dapat diuji lewat interview, observasi, dan konteks bisnis.

Evidence before assumption
Siap Digunakan

Tiga fitur yang benar-benar sudah bisa dijual.

Masing-masing menjawab pertanyaan yang berbeda—dari memahami individu, membandingkan peran, sampai membaca komposisi tim.

01 · INDIVIDUAL

Work Pattern Assessment

Memetakan empat domain—Executing, Strategic, Influencing, dan Relationship—beserta contribution roles yang paling menonjol.

Output: peta dominansi relatif, contribution roles, dan area pengembangan.
02 · POSITION

Behavioral Role Fit

Membandingkan pola peserta dengan kebutuhan kelompok pekerjaan untuk menyusun prioritas eksplorasi posisi.

Output: skor domain fit, role fit, readiness, dan gap untuk didalami.
03 · TEAM

Team Mapping

Melihat komposisi domain, kekuatan anggota, anchor, backup, dan area tim yang perlu diperkuat.

Output: coverage, concentration risk, dependency risk, dan missing link.
Struktur Produk

Empat lapis dari syarat dasar hingga keputusan tim.

Setiap lapis menjawab pertanyaan yang berbeda. Hasil assessment tidak menggantikan pemeriksaan kualifikasi, interview, atau keputusan manusia.

01

Basic Qualification Screening

Memastikan syarat minimum seperti pengalaman, keterampilan wajib, lisensi, lokasi, atau ketersediaan terpenuhi sebelum membaca behavioral fit.

Fondasi proses
02

Work Pattern Assessment

Membaca pola kontribusi peserta melalui empat domain dan contribution roles.

Tersedia
03

Behavioral Role Fit

Membandingkan profil peserta dengan pola kebutuhan kelompok posisi—bukan menyatakan satu pekerjaan sebagai kepastian.

Tersedia
04

Team Mapping & Decision Support

Menggabungkan profil anggota untuk melihat coverage, anchor, backup, gap, dan risiko ketergantungan tim.

Tersedia
Untuk Siapa

Dibuat untuk orang yang harus mengambil keputusan tentang orang.

HR & People Team

Tambahkan data perilaku ke proses talent review.

  • Gunakan bahasa penilaian yang konsisten.
  • Siapkan pertanyaan interview dari gap yang ditemukan.
  • Bandingkan kebutuhan peran dan profil kandidat.
Owner & Team Leader

Lihat siapa menguatkan bagian mana dalam tim.

  • Kenali anchor dan backup setiap domain.
  • Deteksi area yang bergantung pada satu orang.
  • Susun pembagian peran dengan diskusi yang lebih terarah.
Cara Kerja

Dari asesmen menjadi bahan keputusan.

1

Tentukan konteks

Pilih individu, kelompok posisi, atau tim yang ingin dipetakan.

2

Isi assessment

Peserta menjawab inventori pola kerja dan memilih contribution roles.

3

Baca peta

Sistem menyusun profil domain relatif, role fit, dan coverage tim.

4

Validasi keputusan

HR atau owner menguji hasil melalui interview, bukti kinerja, dan kebutuhan bisnis.

Batas Penggunaan

Pendukung keputusan, bukan mesin penentu nasib.

Bahasa yang jujur membuat hasil lebih aman, kredibel, dan berguna bagi pengambil keputusan.

Gunakan untuk

  • Menyusun hipotesis kecocokan peran.
  • Memperkaya pertanyaan interview.
  • Membaca kekuatan dan gap tim.
  • Mendukung diskusi penempatan dan pengembangan.

Bukan untuk

  • Menjamin performa atau keberhasilan seseorang.
  • Mendiagnosis kepribadian atau kondisi psikologis.
  • Menggantikan verifikasi kompetensi dan pengalaman.
  • Menjadi satu-satunya dasar rekrutmen, promosi, atau terminasi.
FAQ

Pertanyaan yang perlu dijawab sejak awal.

Tidak. Behavioral Role Fit menyusun prioritas eksplorasi kelompok posisi. Keputusan tetap perlu mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, minat, konteks kerja, dan hasil interview.
Visualisasi memakai perbandingan relatif di dalam profil orang yang sama. Tujuannya memperlihatkan pola dominansi dan perbedaan cara kontribusi, bukan memberi kesan bahwa semua area adalah kekuatan utama.
Team Mapping memperlihatkan coverage empat domain, anchor dan backup, konsentrasi cara kerja, area yang belum kuat, serta risiko ketergantungan pada satu anggota.
Bisa. Hasilnya dapat menjadi bahan talent review, pembagian tanggung jawab, penyusunan tim proyek, dan diskusi pengembangan anggota.

Jangan hanya melihat siapa yang ada. Lihat bagaimana mereka berkontribusi.

Mulai dari peta individu, bandingkan kebutuhan peran, lalu lihat kekuatan dan gap tim Anda dalam satu alur keputusan.

Petakan Tim Saya